Breaking News

Ketua DPRD Cimahi Ajak Warga Ubah Sampah Menjadi Cuan

 


CIMAHI | jerathukumnews.net

Ketua DPRD Kota Cimahi, Wahyu Widyatmoko, mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sampah. Melalui gerakan “Sampah Bisa Jadi Duit”, ia mendorong warga memilah dan mengumpulkan barang bekas yang masih memiliki nilai jual sekaligus menjaga kebersihan lingkungan, Kamis-(15-2026).

Gerakan tersebut bukan sekadar ajakan di media sosial. Wahyu menyebut kegiatan mengumpulkan sampah anorganik telah menjadi rutinitas dirinya bersama warga di lingkungan tempat tinggalnya di Kota Cimahi.

“Sampah bisa jadi duit!! Sahabat Aspirasi ada yang melakukannya juga?” tulis Wahyu dalam unggahan media sosialnya yang mengajak masyarakat ikut menerapkan kebiasaan serupa.

Dari Botol Plastik Hingga Besi Tua

Sejumlah barang yang dikumpulkan di antaranya botol plastik, kardus, kertas bekas, kaleng, besi tua, dan berbagai barang lain yang masih memiliki nilai ekonomis. Jika dipilah dengan baik, barang-barang tersebut dapat dijual kepada pengepul atau disalurkan melalui bank sampah.

Menurut Wahyu, sampah yang selama ini dianggap tidak berguna sebenarnya masih memiliki potensi ekonomi. Karena itu, masyarakat perlu membiasakan diri memisahkan sampah berdasarkan jenisnya sejak dari rumah.

Ia menjelaskan, hasil penjualan barang bekas tidak harus dinikmati secara pribadi. Di lingkungan tempat tinggalnya, hasil tersebut dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Pola pengelolaan yang ia terapkan cukup inspiratif: hasil penjualan barang bekas dikonversi menjadi kas RT, mendukung kegiatan sosial, memberikan santunan kepada anak yatim, memperbaiki fasilitas umum, hingga menunjang kegiatan keagamaan.

Dengan pola tersebut, pengelolaan sampah tidak hanya membantu mengurangi timbunan sampah, tetapi juga membuka peluang pembiayaan kegiatan kemasyarakatan tanpa harus iuran tambahan.

Jangan Bebankan Sampah ke Pemerintah Saja

Wahyu menilai kebiasaan memilah sampah perlu diperluas karena persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Keterlibatan warga dari tingkat rumah tangga, RT, hingga RW menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Ia pun mendorong para pengurus RT/RW serta aparatur kewilayahan untuk mengembangkan kegiatan serupa sesuai kondisi lingkungan masing-masing.

Menurutnya, gerakan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat memberikan manfaat ganda: lingkungan menjadi lebih bersih dan barang bekas yang terkumpul menghasilkan pemasukan bagi warga.

Wahyu mengajak masyarakat Kota Cimahi mulai mengubah kebiasaan sehari-hari dengan tidak langsung membuang barang yang masih dapat dimanfaatkan.

Melalui gerakan “Sampah Bisa Jadi Duit”, ia berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

(Gondo)

Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
Hosting Unlimited Indonesia
© Copyright 2022 - JERAT HUKUM NEWS | SUPPORT PIXINDONESIA DIGITAL SOLUTION