JERAT HUKUM NEWS

Jumat, 20 Maret 2026

Hari Raya Idul Fitri 1447 H : Kapolri Tegaskan Komitmen Polri Mengawal Kebahagiaan dan Masa Depan Bangsa

 


JAKARTA | Jerathukumnews.net

Di tengah gema takbir yang bersahutan di seluruh penjuru negeri, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan melalui akun Instagram resminya, @listyosigitprabowo. Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolri menegaskan bahwa kehadiran Polri bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebuah pengabdian tulus untuk menjaga kehidupan dan masa depan bangsa.

Jenderal Sigit menggambarkan momen Idul Fitri sebagai gerbang menuju kebaikan yang lebih bermakna. Ia menekankan bahwa personel Polri akan tetap hadir di tengah hiruk-pikuk perayaan untuk memastikan roda kehidupan masyarakat tetap bergerak dengan aman.

Kapolri menyoroti bahwa tugas kepolisian memiliki dimensi sosial yang dalam, terutama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang aman agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh sehat, yang pada akhirnya akan memperkuat fondasi masa depan bangsa.

Pengabdian bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi melindungi kehidupan, membantu sesama bangkit, serta menumbuhkan kepedulian, tulis Kapolri dalam unggahannya.

Menanggapi fenomena mudik yang menjadi tradisi tahunan, Kapolri memastikan bahwa Polri hadir mengawal jutaan langkah masyarakat yang kembali ke kampung halaman. Fokus utama Polri adalah memastikan kebahagiaan para pemudik tiba dengan selamat sehingga mereka dapat berkumpul bersama keluarga tercinta dalam suasana yang fitri.

Menutup pesannya, Kapolri menyampaikan komitmen institusi Polri untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan internal. Beliau berjanji bahwa Polri akan bekerja lebih baik, tulus, dan menjaga integritas demi menghadirkan rasa aman yang nyata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Atas nama keluarga besar Polri dan Bhayangkari, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin, tutup Jenderal Sigit.

R.S

Lebaran Bukan Sekadar Maaf-Maafan! D. Silalahi Sentil Keras Pers: Jangan Jadi Corong Kekuasaan

JAKARTA | Jerathukumnews.net

Di tengah euforia Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pernyataan keras datang dari pemerhati media, D. Silalahi. Ia secara terbuka menyoroti kondisi pers yang dinilai mulai kehilangan taring dalam mengawal kebijakan pemerintah.

Menurutnya, Lebaran seharusnya menjadi momen refleksi mendalam, bukan sekadar seremoni tahunan. Ia mengingatkan, ada ancaman serius ketika pers perlahan bergeser dari fungsi kontrol menjadi sekadar penyampai narasi kekuasaan.

“Jangan sampai pers hanya jadi corong. Kalau jurnalis takut bersuara, lalu siapa yang mengawasi kebijakan?” tegas D. Silalahi dengan nada tajam.

Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi, publik justru dihadapkan pada fenomena yang mengkhawatirkan: berita yang cenderung normatif, minim kritik, dan terkesan “aman” bagi penguasa. Padahal, kata dia, fungsi utama pers adalah menguji, bukan mengamini.

“Ini yang berbahaya. Ketika kritik hilang, transparansi ikut redup. Dan ketika transparansi hilang, potensi penyimpangan terbuka lebar,” ujarnya.

D. Silalahi juga menyinggung adanya tekanan kepentingan—baik politik maupun ekonomi—yang berpotensi memengaruhi independensi media. Ia tidak menampik bahwa sebagian jurnalis berada dalam posisi sulit, namun tetap menegaskan bahwa integritas tidak boleh dikompromikan.

“Pers itu pilar demokrasi, bukan alat legitimasi. Kalau fungsi ini ditinggalkan, kita sedang membuka ruang gelap dalam tata kelola negara,” katanya.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh bagaimana kebijakan tersebut diawasi. Dalam hal ini, peran jurnalis menjadi krusial—bukan hanya melaporkan, tetapi juga menggali, menguji, dan jika perlu membongkar.

“Jurnalis harus berani. Bukan hanya menulis apa yang terlihat, tapi juga mengungkap apa yang disembunyikan,” ucapnya.

Momentum Idul Fitri, lanjut D. Silalahi, harus dimaknai sebagai “titik balik keberanian” bagi insan pers untuk kembali ke jalur idealisme. Ia menilai, kepercayaan publik terhadap media hanya bisa dipulihkan jika jurnalis kembali berpihak pada kebenaran, bukan kepentingan.

“Kalau pers diam, maka publik akan mencari kebenarannya sendiri—dan itu berbahaya. Hoaks tumbuh dari kekosongan informasi yang kredibel,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, D. Silalahi melontarkan pesan tegas: pers harus kembali ke panggung utama sebagai pengawas kekuasaan, bukan sekadar penonton atau bahkan pemain dalam skenario tertentu.

“Lebaran ini harus jadi alarm. Bangkit atau ditinggalkan. Karena ketika pers kehilangan keberanian, bangsa ini yang akan menanggung akibatnya,” pungkasnya.

Red

Kamis, 19 Maret 2026

47 Perwira Tinggi Polri Naik Pangkat, 1 Perwira Raih Bintang Tiga

 


JAKARTA | Jerathukumnews.net

Kepolisian Negara Republik Indonesia melaksanakan Upacara Kenaikan Pangkat ke dan dalam golongan Perwira Tinggi (Pati) Polri pada Kamis (19/3/2026), di Rupatama Mabes Polri.

Dalam upacara tersebut, sebanyak 47 personel Polri resmi mendapatkan kenaikan pangkat yang terdiri dari 1 personel naik ke pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen) Pol, 14 personel naik ke pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen) Pol, serta 32 personel naik ke pangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen) Pol, termasuk 2 personel kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

Kenaikan pangkat tertinggi diraih oleh Komjen Pol Dr. Achmad Kartiko, S.I.K., M.H., yang saat ini menjabat sebagai Kalemdiklat Polri.

Sementara itu, sejumlah perwira yang naik ke pangkat Irjen Pol di antaranya Irjen Pol Alfred Papare (Kapolda Papua Barat), Irjen Pol.Moffan Moedji Kawanti (Auditor Kepolisian Utama Tk. I Itwasum Polri), hingga Irjen Pol Asep Guntur Rahayu yang saat ini menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK RI.

Pada kenaikan pangkat Brigjen Pol, terdapat puluhan perwira yang menduduki berbagai jabatan strategis, baik di tingkat Mabes Polri maupun di wilayah, termasuk Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini serta Wakapolda Papua Brigjen Pol Muhajir.

Selain itu, dua personel menerima kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) ke Brigjen Pol, yakni Brigjen Pol Sambas Kurniawan dan Medyanta.

Kepala Divisi Humas Polri, Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa kenaikan pangkat ini merupakan bentuk penghargaan institusi atas dedikasi, kinerja, serta pengabdian para perwira tinggi Polri.

“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan, tetapi juga amanah dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kadivhumas Polri.

Ia menambahkan, Polri berharap para perwira tinggi yang mendapatkan kenaikan pangkat dapat terus memberikan kontribusi terbaik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mendukung transformasi Polri yang Presisi.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan menjadi momentum penting dalam pembinaan karier serta penguatan organisasi Polri ke depan.

Maskabul

Arus Mudik di Bandara Soekarno-Hatta lancar, Polri Pastikan Pelayanan Optimal bagi Masyarakat

JAKARTA | Jerathukumnews.net

Kasatgas Humas Operasi Ketupat 2026 bersama jajaran melaksanakan peninjauan langsung arus mudik di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (19/3/2026). Peninjauan dilakukan di Terminal 1, 2, dan 3 guna memastikan kelancaran operasional serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Brigjen Pol Tjahyono Saputro selaku Karo PID Divhumas Polri yang dalam hal ini Kasatgas Humas Ops Ketupat 2026,. Didampingi Brigjen Pol M. Ngajib, Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri dalam hal ini selaku Kasatgas Preventif Ops Ketupat 2026 dan Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta Kombes Pol Wisnu Wardana.

Dalam peninjauan tersebut, rombongan mengecek langsung kondisi arus penumpang di masing-masing terminal, sekaligus memastikan kesiapan personel dalam memberikan pelayanan dan pengamanan selama periode mudik. Selain itu, jajaran juga meninjau posko pelayanan yang tersedia di tiap terminal.

Petugas turut memastikan bahwa fasilitas pendukung di posko sangat baik berjalan optimal, termasuk sistem pusat data yang mampu menyajikan informasi secara cepat dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan di lapangan. Hal ini menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran arus mudik serta meningkatkan respons terhadap potensi gangguan.

Tidak hanya itu, rombongan juga berinteraksi langsung dengan para penumpang untuk menyerap aspirasi serta memastikan bahwa pelayanan yang diberikan oleh petugas, baik dari Kepolisian maupun stakeholder terkait, berjalan dengan baik dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Brigjen Pol Tjahyono Saputro menyampaikan bahwa secara umum kondisi arus mudik di Bandara Soekarno-Hatta berjalan lancar dan terkendali.

“Alhamdulillah, dari hasil pemantauan kami di Terminal 1, 2, dan 3, arus mudik berjalan dengan baik. Tercatat sekitar 191 ribu penumpang telah diberangkatkan melalui kurang lebih 1.200 penerbangan. Pelayanan yang diberikan petugas juga sudah cukup optimal sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang dihadirkan, termasuk dukungan mobil antar terminal bagi penumpang yang membutuhkan.

“Ini menjadi bentuk pelayanan tambahan yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi penumpang yang harus berpindah terminal. Kami melihat ini mendapat respons positif dari masyarakat,” tambahnya.

Polri berharap seluruh rangkaian Operasi Ketupat 2026, khususnya di sektor transportasi udara, dapat terus berjalan aman dan lancar hingga akhir masa operasi.

“Mudah-mudahan sampai dengan selesainya operasi ini, seluruh pelayanan penerbangan dapat berjalan dengan baik, sehingga masyarakat bisa melaksanakan mudik dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga,” tutupnya.

Mudik Aman, Keluarga Bahagia


Maskabul

Puncak Mudik, Polres Pelabuhan Tanjungperak Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Suramadu



SURABAYA | Jerathukumnews.net

Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim melakukan diskresi kepolisian berupa rekayasa lalu lintas di kawasan akses Jembatan Suramadu arah Madura,Kamis (19/3). 

Langkah ini diambil menyusul puncak arus mudik Lebaran hingga terjadi kepadatan kendaraan pada pukul 13.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Imam Sayfudin Rodji menjelaskan bahwa kepadatan kendaraan didominasi oleh sepeda motor dari berbagai daerah di Pulau Jawa yang hendak menuju Pulau Madura.

“Pada puncak arus mudik, terjadi penumpukan kendaraan roda dua di jalur khusus R2,"kata AKP Imam.

Untuk mengurai kepadatan tersebut lanjut AKP Imam, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjungperak melakukan pengalihan sementara roda Dua ke jalur roda empat atau jalur cepat dengan pengawalan.

"Diskresi bersifat situasional guna mengurai kepadatan demi menjaga keselamatan pengguna jalan," jelas AKP Imam.

Ia mengatakan, setelah kondisi kembali normal maka arus kendaraan roda dua dikembalikan ke jalur semula.

“Alhamdulillah, arus lalu lintas kembali lancar dan situasi tetap aman serta kondusif. Tidak ada kejadian menonjol selama pelaksanaan kegiatan,” tambahnya.

Ia mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran perjalanan.

Dengan adanya rekayasa lalu lintas ini, diharapkan mobilitas pemudik yang melintasi Jembatan Suramadu dapat berjalan tertib, aman, dan lancar sehingga dapat terwujud Mudik Aman Keluarga Bahagia.

Maskabul

AWAM BENGKALIS BAGIKAN 30 PAKET SEMBAKO, KEPEDULIAN WARTAWAN BAGI KAUM DHUAFA SAAT BULAN PUASA

 


BENGKALIS | Jerathukumnews.net

Aliansi Wartawan Mandiri (AWAM) Kabupaten Bengkalis kembali menyalurkan puluhan paket bahan pamgan untuk kaum dhuafa yang berada di Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis (18/03).

Penyaluran puluhan paket bahan pangan tersebut dilakukan oleh seluruh Anggota AWAM secara door to door pada Rabu, 18 Maret 2026

Kegiatan diawali dengan ramah tamah antar sesama anggota AWAM yang berada di Pulau Bengkalis dan Kecamatan Bukit Batu lalu berdoa.

Kemudian, Ketua AWAM Kabupaten Bengkalis, Basir pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan waktu dan kesempatan hingga kegiatan penyaluran bahan pangan tersebut bisa terlaksana.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota yang telah memberikan perhatian dan kontribusi maksimal sehingga program tahunan tersebut bisa terwujud.

Terima kasih juga disampaikan kepada PT. Pertamina Patra Niaga RU II Production Sungai Pakning yang telah memberikan bantuan puluhan paket bahan pangan untuk kami salurkan kepada masyarakat kurang mampu.

"Atas nama pribadi dan Ketua AWAM, saya ucapkan terima kasih kepada Pertamina Sungai Pakning yang senantiasa memberikan dukungan kepada kami sehingga program-program AWAM bisa terlaksana dengan baik dan sukses. Begitu juga kepada KSOP Kelas II Tanjung Buton, PT. Pelindo Cabang Sungai Pakning, Bank Riau Kepri Syariah, PT. Bengkalis Dockindo Perkasa, Koperasi Madani Berkah Bersama (MBB) dan Koperasi BBDM serta pihak-pihak lainnya yang telah ikut memberikan kontribusi kepada kami," ujar Basir dalam sambutannya.

Ia juga menerangkan, penyaluran paket bahan pangan tersebut bisa terlaksana dengan baik dan sukses berkat kerja sama dan partisipasi aktif dari semua anggota AWAM. 

"Alhamdulillah, berkat kerja sama sejumlah pihak dan seluruh Anggota AWAM, hari ini, kami bisa menyalurkan puluhan paket sembako kepada kaum dhuafa. Kami bagikan secara door to door supaya lebih tepat sasaran," ujar pria yang akrab disapa Atah itu menerangkan.

Lalu ia menjelaskan, program penyaluran paket bahan pangan tersebut sudah berlangsung sejak 2021 dan merupakan program tahunan AWAM. Dan Insya Allah akan terus dilaksanakan pada setiap tahunnya sebagai wujud kepedulian dan rasa kebersamaan AWAM dalam berbagi kebahagiaan kepada sesama terutama kaum-kaum dhuafa.

"Sejak 2021 program ini sudah kami laksanakan. Ini tahun ke-6 dan mudah-mudahan dapat terus terlaksana pada tahun-tahun ke depannya. Melalui kegiatan ini kita hanya ingin berbagi kebahagiaan bersama seluruh masyarakat dan berharap apa yang sudah diberikan ini bermanfaat dan menjadi berkah bagi kita semua. Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H, minal aidin walfa idzin, mohon maaf lahir dan bathin," ujar Atah menutup pembicaraannya.

Ind

Aktivitas Parkir di Lahan Sengketa Dibubarkan, Polisi Fokus Jaga Kondusifitas di Ciangsana



BOGOR | Jerathukumnews.net

Upaya konfirmasi yang dilakukan kepada Polres Bogor terkait aktivitas parkir di lahan sengketa di Perumahan Pesona Florence Blok H1/19, Kelurahan Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, berujung pada respons tindakan di lapangan.

Meski belum ada jawaban resmi dari pihak Kapolres Bogor, jajaran kepolisian terlihat turun langsung ke lokasi. Personel dari Polsek Gunung Putri bersama anggota Polres Bogor melakukan penertiban terhadap aktivitas parkir kendaraan roda dua yang kembali terjadi.

Berdasarkan pantauan, langkah tersebut dilakukan guna menjaga kondusifitas serta mencegah potensi konflik, mengingat lahan tersebut masih dalam proses sengketa dan kerap menimbulkan gesekan di lapangan.

Sebelumnya, aktivitas parkir yang diduga dilakukan oleh pihak Padliana sempat dibubarkan oleh aparat. Namun, kegiatan tersebut kembali berulang sehingga menimbulkan keresahan bagi pihak ahli waris dan warga sekitar.

Tidak hanya itu, permasalahan di lokasi tersebut juga telah berujung pada laporan resmi ke pihak kepolisian. Berdasarkan dokumen Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) dengan nomor: LP/B/31/I/2026/SPKT/Polres Bogor/Polda Jawa Barat, tertanggal 6 Januari 2026, dilaporkan adanya dugaan tindak pidana perusakan dan intimidasi.

Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa peristiwa terjadi pada 5 Januari 2026 di lokasi yang sama. Terlapor yang belum diketahui identitasnya diduga melakukan perusakan pagar tralis besi, mencungkil pintu rumah, serta menggeser dan merusak bagian pagar, yang mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp10 juta.

Langkah cepat jajaran kepolisian dalam melakukan penertiban pun mendapat perhatian masyarakat. Meski tanpa pernyataan resmi, kehadiran aparat dinilai sebagai bentuk respons nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Masyarakat dan pihak terkait berharap agar Polres Bogor dapat segera menindaklanjuti laporan tersebut secara serius dan melakukan proses hukum terhadap pihak yang terlibat, termasuk dugaan pelaku perusakan dan intimidasi.

Penegakan hukum yang tegas dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum, melindungi hak pihak yang dirugikan, serta mencegah kejadian serupa terus berulang di kemudian hari.

Red

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done