JERAT HUKUM NEWS

Senin, 16 Februari 2026

Satpol PP Pasuruan Ultimatum Warung BUMDes Gejugjati: Tutup Permanen Jika Melanggar, Kades Wajib Bertindak

PASURUAN | Jerathukumnews.net

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan mendeteksi indikasi kuat keterlibatan oknum aparat yang menjadi pelindung (backing) praktik ilegal di kawasan BUMDes Gejugjati, Kecamatan Lekok. Dalam operasi penertiban Senin(16/2/2026),

pemerintah menegaskan tidak akan ragu menjatuhkan sanksi penutupan permanen bagi pengelola yang terbukti melanggar hukum.

Kabid PPUD Satpol PP Kabupaten Pasuruan, Suyono, menyatakan bahwa keberadaan 'bekingan' disinyalir menjadi pemicu keberanian pengelola warung melanggar Perda Nomor 2 Tahun 2017. Pelanggaran tersebut meliputi peredaran minuman keras (miras), praktik prostitusi, hingga gangguan ketertiban umum akibat suara sound system yang berlebihan.

“Kami menemukan indikasi oknum aparat melindungi aktivitas ini. Namun, hukum tetap tegak. Kami peringatkan pengelola untuk menghentikan total peredaran minol dan asusila, atau kami tutup paksa,” tegas Suyono.

Satpol PP mendesak Kepala Desa Gejugjati untuk segera mengambil langkah konkret dengan memfasilitasi kesepakatan tertulis yang mengikat secara hukum bagi para pengusaha. Aparat desa diinstruksikan untuk tidak gentar terhadap tekanan pihak luar dalam menegakkan aturan.

Jika instruksi ini diabaikan dan pelanggaran berlanjut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan memastikan akan menghentikan operasional usaha secara permanen. Pengawasan intensif akan terus dilakukan guna memastikan sterilitas wilayah dari penyakit masyarakat, khususnya menjelang Ramadan 1447 H.

 (Riangga.s)

Tuduhan Pengalihan Kernel di Tapung Isapan Jempol, Pemilik Gudang Sebut Narasi "Video Usang" Sengaja Digoreng!

KAMPAR | Jerathukumnews.net

Pemilik gudang di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, berinisial DM, angkat bicara terkait pemberitaan miring yang menyudutkan usahanya terkait dugaan pengalihan inti sawit (kernel) milik PTPN IV. (16/02/2026).

Dengan nada bicara tinggi dan tegas, DM menyebut narasi yang dibangun sejumlah pihak adalah asumsi prematur yang dipaksakan dan cenderung menjurus pada pembunuhan karakter.

Menanggapi isu panas tersebut, Aparat Penegak Hukum (APH) dilaporkan telah turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar. Hasilnya? Zonk.

Tidak ditemukan satu butir pun inti sawit (kernel) sebagaimana yang dituduhkan dalam pemberitaan sebelumnya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa gudang tersebut hanya berisi tumpukan Cangkang Sawit (Palm Kernel Shell), yang secara nilai ekonomi dan legalitas jauh berbeda dengan inti sawit.

"Silakan cek, jangan bicara pakai asumsi di balik meja. APH sudah turun, dan faktanya yang ada hanya cangkang sawit. Kalau tidak mengerti perbedaan kernel dan cangkang, sebaiknya belajar dulu sebelum menyebar narasi yang menyesatkan publik," cetus DM saat dikonfirmasi, Senin (16/02).

DM menyayangkan adanya penyebaran potongan video atau foto yang dijadikan dasar tuduhan. Ia menegaskan bahwa dokumentasi yang beredar kuat dugaan adalah rekaman lama (file lawas) sekitar dua bulan lalu yang sengaja dimunculkan kembali oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk menciptakan kegaduhan.

"Itu video dua bulan lalu! Saat ini sama sekali tidak ada aktivitas seperti yang dituduhkan. Menggunakan video usang untuk menghakimi kondisi hari ini adalah bentuk jurnalisme dangkal yang sangat merugikan," tegasnya dengan nada pedas.

Terkait tuduhan keterlibatan dalam sindikat penggelapan aset negara atau kerugian BUMN, DM memperingatkan semua pihak agar tidak bermain api dengan data yang tidak valid.

"Jangan mencoba membenturkan usaha masyarakat dengan aparat atau instansi negara lewat opini yang dipelintir. Kami menghormati hukum, tapi kami tidak akan tinggal diam jika difitnah dengan data sampah," tambahnya.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi terpantau kondusif dan tidak ditemukan adanya aktivitas ilegal. Fakta bahwa yang tersedia hanya tumpukan cangkang sawit secara otomatis mematahkan seluruh spekulasi mengenai "pengalihan muatan" atau "penyamaran tonase" yang sebelumnya dituduhkan secara keji. (Tim Redaksi).

Desa Pangkalan Batang Gelar Silaturahmi dan Tarhib Ramadhan 1447 H/2026 M, Dorong Warga Siapkan Hati Menyambut Bulan Suci

 


BENGKALIS | Jerathukumnews.net

Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Desa Pangkalan Batang bekerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh masyarakat lokal menggelar kegiatan silaturahmi dan tarhib Ramadhan yang penuh makna. Acara yang digelar di kantor BPD Desa Pangkalan Batang dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, mulai dari pemuda, kaum ibu, hingga tokoh agama dan pemimpin masyarakat setempat.

Kegiatan ini mengusung tema “Bersihkan hati, bermaafan menyambut bulan ampunan dan bulan kasih sayang”, yang menjadi landasan utama dalam menyampaikan pesan penting tentang makna kedatangan Ramadhan.

Kepala Desa pj  Pangkalan batang David Winir Silalahi, SP dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan bukan hanya sekadar menjalankan ibadah puasa secara fisik, namun juga merupakan momentum untuk membersihkan hati, pikiran, dan perbuatan dari segala hal yang tidak baik.

“Kita mengajak seluruh warga desa untuk memanfaatkan momen silaturahmi ini untuk saling memaafkan dan menyelesaikan segala bentuk kesalahpahaman yang mungkin ada. Ramadhan datang sebagai bulan penuh berkah, ampunan, dan kasih sayang Allah SWT, sehingga kita harus menyambutnya dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” ujar pj david

Selain sesi silaturahmi dan pembacaan doa bersama, acara juga diisi dengan penyampaian materi oleh tokoh agama mengenai tata cara ibadah puasa yang benar, pentingnya sedekah dan tolong-menolong selama bulan Ramadhan, serta bagaimana mengajak keluarga khususnya untuk memahami nilai-nilai luhur yang terkandung dalam bulan suci tersebut.

Ketua LPMD Desa Pangkalan Batang jasnarudin  juga menambahkan bahwa pihaknya telah menyusun program kerja  serta kegiatan bakti sosial untuk membantu keluarga kurang mampu di desa. “Kami berharap melalui program-program desa ini dapat dirasakan  masyarakat, jelasketua  LPMD.

Warga yang hadir menyampaikan antusiasme tinggi terhadap kegiatan ini. salah satu warga desa, menyatakan bahwa acara silaturahmi dan tarhib Ramadhan sangat bermanfaat untuk mempererat tali persaudaraan antar warga. “Sangat senang bisa ikut acara ini, kita bisa bertemu dengan tetangga-tetangga yang jarang kita temui sehari-hari, sekaligus mendapatkan pengetahuan baru tentang ibadah Ramadhan,” ujarnya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh ketua Majelis Taklim lokal, dengan harapan agar seluruh warga Desa Pangkalan Batang dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusyuk dan mendapatkan berkah serta ampunan dari Allah SWT.

Ind

Minggu, 15 Februari 2026

Ajay Muhamad Priatna Silaturahmi ke masyarakat Cibeber Cimahi Selatan di Saung Apung Pancanaka

 


CIMAHI | Jerathukumnews.net

 Wali Kota Cimahi ke-3, Ajay Muhammad Priatna, menggelar silaturahmi sekaligus papajar menyambut Bulan Suci Ramadhan bersama warga di Saung Apung Pancanaka, kawasan Cibeber, Minggu (15/2/2026).

Ajay yang pernah memimpin Cimahi pada periode 22 Oktober 2017 hingga 20 Juni 2020 itu tampak santai dan akrab menyapa masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan, penuh canda dan diskusi ringan seputar kondisi kota serta harapan ke depan.

Kegiatan yang digelar di Saung Apung Pancanaka Cibeber menjadi momentum temu kangen antara Ajay dan sejumlah masyarakat, relawan, serta warga yang hadir.

Beberapa di antaranya menyampaikan apresiasi atas program-program yang pernah dijalankan semasa kepemimpinannya.

Dalam kesempatan itu, Ajay menegaskan bahwa silaturahmi adalah bagian dari menjaga hubungan baik dengan masyarakat.

"Komunikasi yang terjalin erat menjadi fondasi penting dalam membangun kebersamaan dan semangat gotong royong," ungkapnya.

Acara berlangsung sederhana namun hangat. Diskusi mengalir mulai dari pembangunan, ekonomi warga, hingga dinamika sosial yang tengah berkembang.

Pertemuan ini sekaligus menunjukkan bahwa ruang dialog antara pemimpin dan masyarakat tetap terbuka, meski masa jabatan telah usai.

(Mas Gondo)

Sabtu, 14 Februari 2026

Penganiayaan Mandor Boyong Oleh Oknum TNI sampai berdarah - darah



BEKASI | Jerathukumnews.net

mandor proyek berinisial S.S alias Boyong diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang oknum anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI). 14/02/2026. 

Peristiwa terjadi dirumah mandor boyong kp. buwek jaya rt.001/002 desa sumber jaya kec.tambun selatan kab. bekasi ditempat kejadian perkara (TKP) sekitar jam 16.00 WIB kini menjadi perhatian masyarakat setempat,

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula dari adanya kesalahpahaman ( miskomunikasi ) antara korban dan terduga pelaku ( kedua belah pihak ). 

Kejadian ini bermula terkait masalah lahan depan rumah mandor boyong. Sesuai kesaksian warga dan masyarakat setempat. " Saat di wawancarai."

Cekcok mulai terjadi diduga berujung pada tindakan kekerasan fisik ( pemukulan terhadap mandor goyong (terhadap korban.) " "tegasnya".

Akibat kejadian itu, Boyong mengalami sejumlah luka dan langsung mendapatkan penanganan medis, ( pengobatan ).

Sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke polres metro bekasi kabupaten sesuai wilayah hukum ( TKP ).

Adapun pasal yang dikenakan bagi pelaku,yaitu undang - undang pasal terbaru *Pasal 466 ayat (2): Jika mengakibatkan luka berat, dipidana penjara paling lama 5 tahun.* 

Pelaku berinisial "YS" dan diduga berpangkat kolonel, agar tidak menimbulkan kegaduhan oknum tersebut wajib diproses / bertanggung jawab, dan diserahkan kedalam kesatuan militer dan diPTDH. ( Pemberhentian secara tidak terhormat ) dan diserahkan ke kepolisian agar diproses secara hukum dinegara Republik Indonesia.

Sejumlah saksi di lokasi menyebutkan bahwa peristiwa tersebut berlangsung cepat dan sempat memicu ketegangan di sekitar area kejadian ( TKP ). 

Warga berharap persoalan ini dapat ditangani secara profesional dan transparan oleh pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap, maupun status hukum terduga pelaku. 

Namun, masyarakat meminta agar institusi Tentara Nasional Indonesia dapat memberikan klarifikasi serta menindak tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Kasus ini diharapkan dapat segera diusut tuntas guna memberikan kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap aparat negara.


Red

Jumat, 13 Februari 2026

Mudik Bareng Bersama BUMN Berangkatkan 100 Ribu Pemudik 2026

JAKARTA |  Jerathukumnews.net

Badan Pengaturan BUMN bersama BPI Danantara kembali menyelenggarakan Program Mudik Gratis BUMN 2026. Ini sebagai bentuk komitmen dan kepedulian kepada masyarakat yang melibatkan hampir seluruh BUMN dan anak perusahaan dengan berbagai moda transportasi dan akan dikuti lebih dari 100 ribu pemudik ke berbagai kabupaten/kota tujuan di seluruh Indonesia. 

Hal ini merupakan bagian dari upaya BUMN untuk mendukung kelancaran arus mudik sekaligus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia.

Secara keseluruhan, Program Mudik Gratis BUMN akan menyediakan fasilitas angkutan transportasi darat, laut, dan kereta api dengan standar keselamatan yang terjamin, kuota lebih dari 64.000 pemudik akan diberangkatkan menggunakan 1.400 unit bus, hampir 33.000 pemudik menggunakan 99 rangkaian kereta api, serta lebih dari 5.000 pemudik akan menggunakan 42 unit kapal laut. 

Rencananya Flag Off pemberangkatan moda bus direncanakan berlangsung di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada 17 Maret 2026.

"Melalui tema Mudik Aman, Berbagi Harapan, BUMN berkomitmen menghadirkan perjalanan mudik yang aman, tertib, dan bermakna bagi masyarakat. Program Mudik Gratis BUMN merupakan wujud nyata kepedulian sosial negara melalui BUMN, agarbmasyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan selamat, nyaman, dan penuh kebahagiaan," ujar Tedi Bharata, Wakil Kepala BP BUMN. Kamis (12/2026).

Tedi menambahkan, penyelenggaraan tahun ini mencatat peningkatan jumlah peserta dan cakupan wilayah dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi solid antar-BUMN lintas sektor yang memperkuat koordinasi layanan transportasi dan aspek keselamatan perjalanan. 

Sinergi ini menegaskan komitmen BUMN sebagai agen pembangunan dan pelayanan publik yang terus menghadirkanbmanfaat langsung bagi masyarakat, khususnya pada momentum mudik Lebaran Managing Director Stakeholder Management, BPI Danantara Rohan Hafas menambahkan sejalan dengan arahan Bapak Presiden, Danantara mendukung program ini sebagai wujud komitmen BUMN yang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga pada manfaat nyata bagi masyarakat.

"Melalui sinergi seluruh BUMN, kami berupaya mengelola aset dan sumber daya secara lebih efisien agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kehadiran BUMN benar-benar dapat dirasakan, melalui pelayanan publik yang lebih dekat, lebih peduli, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat." ujarnya.

Program mudik gratis terus mengalami peningkatan layanan dan perbaikan berkelanjutan. Bukan hanya target pemudik yang bertambah setiap tahun, tetapi juga

proses yang semakin mudah, tertib, dan terintegrasi lintas BUMN serta Kementerian Perhubungan.

Direktur Utama Jasa Raharja, yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menuturkan bahwa program ini bukan sekadar fasilitas transportasi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen keselamatan.

"Mudik adalah tradisi yang sarat makna. Melalui Mudik Gratis BUMN kami ingin memastikan masyarakat bisa pulang dengan tenang, aman, dan selamat.," ujar Awaluddin.

Pada tahun 2026, database pemudik telah terintegrasi lintas BUMN dan Kementerian

Perhubungan untuk memastikan keakuratan data serta mencegah pendaftaran

ganda. Single data NIK menjadi syarat pendaftaran, sehingga tidak ada NIK ganda

dan setiap pemudik hanya dapat terdaftar pada satu platform penyelenggara.

Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi mudik yang disediakan oleh masing-masing BUMN. 

Calon pemudik melengkapi data penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Data kemudian diverifikasi, dan peserta yang terverifikasi akan menerima konfirmasi untuk melakukan check-in sesuai jadwal keberangkatan.

Awaluddin menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini.

"Kami memastikan armada laik jalan, pengemudi yang kompeten, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pemangku kepentingan. Harapannya, setiap pemudik tiba di kampung halaman dengan selamat dan

membawa cerita kebahagiaan," tuturnya.


(Rhagil by Redaksi)

Kamis, 12 Februari 2026

TMMD Ke-127 Guncang Rancabali: Infrastruktur Digenjot, Kesehatan Dikebut, TPPO Disikat!



BANDUNG | Jerathukumnews.net

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, terus menunjukkan progres signifikan. 

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur fisik, kegiatan TMMD kali ini juga menyentuh langsung aspek kesehatan dan sosial masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor.

Salah satu kegiatan fisik yang kini mulai dirasakan manfaatnya oleh warga adalah pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di sejumlah titik strategis desa. PJU tersebut dipasang di ruas jalan yang sebelumnya minim penerangan, khususnya jalur penghubung antar kampung dan akses menuju fasilitas umum.

Dengan terpasangnya PJU, aktivitas warga di malam hari menjadi lebih aman dan nyaman. Anak-anak yang mengikuti kegiatan mengaji, warga yang pulang dari kebun, hingga pelaku UMKM kini tidak lagi khawatir melintasi jalan gelap. 

Kehadiran penerangan jalan ini juga diharapkan mampu menekan potensi gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut.

Selain pembangunan fisik, Satgas TMMD ke-127 yang dipimpin oleh jajaran Koramil 2414/Ciwidey bersama Kodim 0624/Kabupaten Bandung juga menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung untuk menggelar berbagai layanan kesehatan terpadu bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi sunatan massal bagi anak-anak, pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga, pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi ibu hamil dan balita, distribusi vitamin A, pemberian obat pencegahan massal kecacingan, serta edukasi dan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

Sejak pagi hari, warga tampak antusias mendatangi lokasi pelayanan yang dipusatkan di balai desa. Tim medis melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai hasil diagnosa. Anak-anak peserta sunatan massal didampingi orang tua masing-masing, dengan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Program PMT bagi ibu hamil dan balita difokuskan pada upaya pencegahan stunting, dengan pemberian asupan gizi tambahan yang telah disesuaikan standar kesehatan. 

Sementara itu, edukasi STBM diberikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, termasuk penggunaan jamban sehat dan pengelolaan limbah rumah tangga.

Tidak berhenti di situ, TMMD ke-127 juga menggandeng UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Bandung untuk menggelar sosialisasi Alur Pelayanan dan Penanganan Korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). 

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai modus-modus TPPO, langkah pencegahan, serta mekanisme pelaporan dan pendampingan korban.

Sosialisasi ini dinilai penting mengingat wilayah pedesaan kerap menjadi sasaran empuk praktik perdagangan orang dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi. Melalui edukasi ini, warga diharapkan lebih waspada dan tidak mudah tergiur tawaran kerja ilegal yang berpotensi merugikan.

Danramil 2414/Ciwidey, Kapten Inf Supriyadi, menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan fisik semata, tetapi merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD ke-127 di Desa Cipelah ini kami desain tidak hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun kualitas hidup masyarakat, "ucapnya, Jum'at (13/02/2026).

Pemasangan PJU untuk keamanan, pelayanan kesehatan untuk meningkatkan derajat kesehatan warga, hingga sosialisasi anti-TPPO sebagai bentuk perlindungan sosial. Semua ini adalah bagian dari upaya menciptakan desa yang maju, sehat, dan aman,”ucap Kapten Inf Supriyadi melanjutkan.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan UPTD PPA merupakan bentuk sinergitas lintas sektor yang harus terus diperkuat.

“Kami ingin kehadiran TMMD benar-benar dirasakan manfaatnya secara menyeluruh. TNI tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat, kami optimistis Desa Cipelah akan semakin berkembang dan memiliki ketahanan sosial yang kuat,” pungkasnya.

Program TMMD ke-127 di Desa Cipelah pun menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya soal beton dan aspal, tetapi juga tentang kesehatan, keamanan, serta perlindungan masyarakat dari berbagai ancaman sosial.

 (Dayat)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done