JERAT HUKUM NEWS

Selasa, 09 Desember 2025

Jelang Nataru Polda Jatim Bentuk Satgas Premanisme



SURABAYA | Jerathukumnews.net

Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun baru 2026 (Nataru) Polda Jawa Timur (Jatim) resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Premanisme.

Pembentukan Satgas Premanisme ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan kondisi aman jelang Operasi Lilin Semeru 2025, pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si mengatakan pembentukan satgas ini dilakukan untuk mencegah peningkatan kejahatan jalanan dan maraknya aksi premanisme yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur.

“Ini komitmen kita dalam merawat Jogo Jatim. Masyarakat tidak boleh hidup dalam bayang-bayang ketakutan akibat ulah segelintir oknum yang memaksakan kehendak,” tegas Irjen Nanang saat memimpin Apel Satgas Premanisme di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (10/12).

Kapolda Jatim mengungkapkan, hasil evaluasi Kamtibmas periode akhir Oktober hingga awal November 2025 menunjukkan tren peningkatan kejahatan sebesar 7,66%. 

Yang paling mengkhawatirkan adalah melonjaknya penyalahgunaan senjata tajam dan senjata api hingga 175%.

“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, tapi alarm bahwa bibit premanisme dan gangsterisme sedang mencoba mengganggu ketenangan warga,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim menginstruksikan Satgas Premanisme harus bergerak cepat, agresif, namun tetap terukur. 

Ada tujuh sasaran utama yang menjadi fokus pembersihan:

 1. Pemerasan & pemalakan di pasar, terminal, serta ruang publik.

 2. Debt collector ilegal yang menagih dengan intimidasi dan kekerasan.

 3. Pungli yang menghambat ekonomi masyarakat.

 4. Preman penganiayaan yang beraksi secara individual.

 5. Preman pengeroyokan berbasis kelompok.

 6. Kekerasan oknum perguruan silat, termasuk fanatisme negatif yang berujung kriminal.

 7. Gangster jalanan yang membawa sajam dan memicu tawuran.

“Tindak tegas semua bentuk premanisme. Jangan beri ruang bagi pelaku pemerasan, pungli, pengeroyokan, maupun gangster yang meresahkan warga,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga mengarahkan peningkatan patroli intensif pada jam-jam rawan, terutama malam hingga dini hari.

“Kita harus memastikan Jawa Timur bersih dari aksi premanisme sebelum aktivitas masyarakat meningkat di akhir tahun. Ini syarat mutlak agar stabilitas Jatim benar-benar terjaga,” pungkas Irjen Nanang. (*)

Bupati Garut, Tegaskan Pentingnya Perbaikan Data DTKS di Sela Sela Penyaluran Bantuan Pangan wilayah Margawati



GARUT | Jerathukumnews.net

Di sela-sela kegiatan monitoring pemeliharaan Jalan Margawati, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyalurkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng kepada warga Kelurahan Margawati, Kecamatan Garut Kota, Rabu (10/12/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Syakur turut didampingi Kepala Dimas Sosial Kabupaten Garut Aji Sekarmaji dan Camat Garut Kota Rena Sudrajat. Penyaluran bantuan dilakukan bertepatan dengan pemantauan lapangan untuk memastikan pelayanan infrastruktur dan bantuan sosial berjalan optimal.

Di hadapan warga penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bupati Syakur menjelaskan bahwa bantuan pangan disalurkan berdasarkan data resmi pemerintah, yakni Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Alhamdulillah urang tiasa kempel di dieu. Aya kagiatan badé ngabagikeun béas bantuan pangan non-tunai ka masarakat. Tujuanna téh, pemerintah ningali warga urang masih seueur anu peryogi bantosan,” ujarnya dalam dialog bersama warga.

Namun Syakur menegaskan, bantuan tidak bisa diberikan kepada seluruh warga karena jumlahnya terbatas dan harus mengikuti ketentuan pusat.

“Teu kedah sadayana dipasihan bantosan, da moal cekap. Pamaréntah ngalakukeun penelitian dicek ngaliwatan DTKS. Pokona mah aya datana,” katanya.

Minta Warga Bantu Perbaikan Data

Bupati juga menyoroti masih adanya ketidaktepatan data yang menyebabkan beberapa warga tidak terdaftar sebagai penerima.

“Pamaréntah téh milih, tangtos aya nu kabagéan, aya nu teu kabagéan. Kadang-kadang informasi ti Jakarta teu akurat,” ucapnya.

Ia meminta warga aktif melaporkan ketidaksesuaian data agar dapat segera diperbaiki.

“Lamun teu kabagéan, nyuhunkeun dirobih, disesuaikeun supados engké kabagéan,” ujarnya sambil mengingatkan agar proses perbaikan data dilakukan sesuai aturan, bukan melalui cara-cara tidak benar.

Penyaluran bantuan pangan di Kelurahan Margawati menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan warga yang membutuhkan mendapatkan akses bantuan secara tepat sasaran.

Kepala Dinas Sosial Aji Sekarmaji menyampaikan bahwa pihaknya terus memperbarui DTKS bersama pemerintah kelurahan untuk menghindari kekeliruan penyaluran.

Camat Garut Kota Rena Sudrajat menambahkan bahwa koordinasi lintas sektor terus ditingkatkan agar distribusi bantuan berjalan lancar.

Sejumlah warga mengaku senang karena selain menerima bantuan, mereka mendapatkan penjelasan langsung mengenai mekanisme penetapan penerima. Kehadiran Bupati dan jajaran juga dinilai memperlihatkan perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat.

 (Dayat)

Senin, 08 Desember 2025

AMKI Jabar Jalin Sinergitas dengan Kepala BBWS Citarum


BANDUNG | Jerathukumnews.net

Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jawa Barat menjalin sinergitas dengan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum dalam rangka memperkuat kolaborasi di bidang publikasi, edukasi masyarakat, serta penguatan informasi publik terkait pengelolaan sumber daya air di wilayah Jawa Barat.

Pertemuan berlangsung di Kantor BBWS Citarum, Bandung, Senin (8/12/2025) yang dihadiri oleh Ketua AMKI Jabar, Catur Azi dan Sekretaris AMKI Jabar, Eko Junanto, Kepala BBWS Citarum. Dalam agenda tersebut, AMKI Jabar menawarkan dukungan melalui media konvergensi sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi program pemerintah, khususnya terkait pengelolaan sungai, pencegahan pencemaran, hingga kesiapsiagaan mitigasi bencana banjir.

Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi menyampaikan bahwa media memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya menjaga ekosistem sungai serta mendukung program pemerintah untuk pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

“Kami siap berkolaborasi untuk memperkuat komunikasi publik, terutama mengenai program pengelolaan DAS Citarum, edukasi lingkungan, hingga kampanye publik Citarum Harum. Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga penggerak perubahan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Citarum, Marasi Deon Joubert, memberikan apresiasi atas inisiatif AMKI Jabar dan menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, dukungan media sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, transparan, dan mudah dipahami mengenai kebijakan serta proyek strategis yang sedang berjalan.

“Keterlibatan AMKI Jabar sangat membantu dalam memperluas jangkauan informasi kepada publik. Kami berharap sinergi ini memperkuat pemahaman masyarakat terkait program strategis BBWS dan meningkatkan partisipasi publik dalam menjaga lingkungan,” ungkapnya.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat mengagendakan kerja sama berkelanjutan, seperti program publikasi, pelatihan jurnalisme lingkungan, liputan khusus wilayah sungai, serta keterlibatan media dalam kegiatan edukasi masyarakat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat komunikasi pembangunan serta membangun budaya kolaborasi antara lembaga pemerintah dan organisasi media di Jawa Barat. 

Pertemuan tersebut diakhiri dengan pemberian Plakat dari Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Jawa Barat kepada Kepala BBWS Citarum. (Tim)

Sandi Nugraha S.Th.I,.M.Ag. Berkomitmen Pemuda Persis Garut Akan Terus Bergerak dengan Strategi Yang Terencana untuk Kebutuhan Umat Garut



GARUT | Jerathukumnews.net

Pimpinan Daerah Pemuda Persatuan Islam (Pemuda Persis) Kabupaten Garut Sandi Nugraha S.Th.I,.M.Ag Kecamatan Karangpawitan bersama Dede Ketua Perencanaan Dan Pengelolaan Keuangan sukses menyelenggarakan kegiatan Pra-Musykerda 2 pada tanggal 5–6 Desember 2025 yang bertempat di Gedung Iroh Mutiara,desa Sukarasa,kecamatan pangatikan,Garut.(6-12-25)

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam mematangkan berbagai rencana program menjelang Musyawarah Kerja Daerah 2 Pemuda Persis Garut yang nantinya akan digelar pada 3-4 Januari 2026.

Kegiatan Pra-Musykerda 2 dihadiri oleh unsur lengkap tasykil Pimpinan Daerah Pemuda Persis Garut. Forum ini difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program kerja, konsolidasi organisasi, serta penguatan arah gerak dakwah dan kaderisasi, kemandirian ekonomi, serta pembahasan teknis pelaksanaan Musykerda 2 Pemuda Persis Garut.

Saat dimintai keterangan oleh awak media melalui aplikasi wa Ketua PD Pemuda Persis Garut Sandi Nugraha S.Th.I,.M.Ag.

dalam keterangannya menegaskan bahwa Pra-Musykerda 2 merupakan momentum penting untuk memastikan efektivitas program.

Ia menjelaskan, “Pemuda Persis harus terus bergerak dengan strategi yang terencana, solid, dan sejalan dengan kebutuhan umat. Forum ini bukan sekadar evaluasi, tetapi penyusunan langkah konkret untuk dakwah yang lebih progresif dan berkelanjutan.”paparnya

Sementara Dede selaku ketua perencanaan dan pengelolaan keuangan menjelaskan "Selama dua hari pelaksanaan, setiap bidang memaparkan laporan program, capaian, tantangan, serta rencana strategis ke depan.ucapnya

"Diskusi berlangsung dinamis, menunjukkan keseriusan seluruh tasykil dalam meningkatkan kualitas gerakan Pemuda Persis di berbagai sektor, mulai dari keorganisasian, kaderisasi, pendidikan, ekonomi, hingga sosial kemasyarakatan.

"Selain agenda evaluatif, forum ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang akan dibawa ke Musykerda 2 Pemuda Persis Garut sebagai dasar penyusunan kebijakan organisasi. Beberapa di antaranya mencakup rekrutmen berbasis Pesantren Persis, perluasan basis dakwah, optimalisasi kemandirian ekonomi organisasi, serta peningkatan sinergi dengan struktur Pemuda Persis di tingkat Pimpinan Cabang dan sinergi antar otonom Persis Garut.

Masih kata Dede "Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemuda Persis Garut berharap arah gerak organisasi ke depan semakin terarah, kuat, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Garut khususnya dan umat Islam secara umum.pungkasnya


Penulis : Zakariyya/Dayat

FKMPB Kembali Menujukan Taringnya

BEKASI | Jerathukumnews.net

Kembali fkmpb pertanyakan terkait kolam renang sio water dan bangli yang menjadi lahan pungli, kali ini melalui surat resminya FKMPB pertanyakan pernyataan kasatpol pp yang katanya hendak melakukan tindakan tegas terhadap keberadaan kolam renang sio water yang berlokasi di perumahan griya asri 2, mana yang katanya tindakan tegas?

Buktinya masih beroperasi, dan bangli masih berdiri di atas lahan fasos/fasum untuk kepentingan segelintir oknum, jelas eko setiawan ketua FKMPB.

Untuk itu kami menyurati agar ada tindakan tegas dari penegak perda,dan FKMPB menyurati dinas terkait seperti perkimtan, meminta agar adanya penegakan secara tegas agar hasil fasos fasum tersebut menjadi pemasukan PAD kabupaten bekasi, jadi jelas bahwa harapan FKMPB sebenarnya ingin mendongkrak PAD kabupaten bekasi, bila pengelolaan berjalan sesuai regulasi pastilah PAD kabupaten bekasi akan bertambah dan bukan di gunakan untuk kepentingan pribadi tegas Eko setiawan,.

Bila PAD besar pastilah pembangunan infrastruktur pun untuk kepentingan masyarakat, dari pada masuk kantong pribadi yang tak jelas arahnya tambah Eko setiawan.

Kesadaran dan peran serta masyarakat juga sebenarnya sangat penting, bila jelas fasos/fasum baiknya regulasi di tempuh dan PAD di bayarkan, bukan seenaknya pakai dan yang menerima uang adalah oknum, kata Eko setiawan.

Mari bersama bersatu antara masyarakat dan pemerintah untuk kepentingan kita semua, para pengguna lahan aman nyaman berdagang dan PAD meningkat untuk kembali pada kepentingan pembangunan masyarakat, besar harapan kami agar kita sebagai masyarakat untuk ada dan peduli terhadap PAD kabupaten agar pembangunan infrastruktur lebih baik dan kesejahteraan masyarakat meningkat,kata Eko Setiawan.

Untuk itu fkmpb menyurati agar tak ada tebang pilih melakukan pembogkaran terhadap bangli yang memang berada di atas lahan fasos/fasum, kami tunggu seperti apa ketegasan dari satpol pp kabupaten bekasi dalam peran sertanya menegakan perda??? tegas Eko setiawan.

Kami lihat dan kami kawal proses penondakannya dan bukan hanya memanggil lalu selesai tak ada kabar beritanya lagi.

Semoga bapak bupati dan sekda kabupaten bekasi bisa lebih baik lagi menanggapi dan mengambil kebijakan yang lebih tegas demi bekasi lebih baik lagi, eko setiawan menutup pembicaraannya.

"MIRIS" DI SAMPING KAWASAN JETI SATU, DERMAGA PELTIM ADA KEGIATAN PONTON ISAP PRODUKSI

MENTOK | Jerathukumnews.net

Puluhan Ponton Isap Produksi binaan CV ANUGRAH SUMBER REJEKI(ASR) dan CV BUDI BAHARU MANDIRI (BBM) bekerja di Lingkungan Objek vital Nasional di kawasan Pusmet Mentok Bangka barat 

Kegiatan PIP yang di Serahkan pengerjaan nya kepada mitra kerja menjadi perbincangan masyarakat,karena lokasi kerja Ponton sangat dekat dengan Obvitnas Jeti 1 dermaga PELTIM yang merupakan sarana penunjang aktivitas Smelter PT TIMAH 

Menjadi tanda tanya besar di Lingkungan PUSMET yang merupakan Objek vital nasional ada IUP nya juga dan diterbitkan SPK ?

Menurut Oknum warga sebagai ketua panitia yang akrab di panggil Bang Ta'o, kegiatan tersebut Legal ada Surat Perintah Kerja (SPK) Karena daerah tersebut adalah IUP PT TIMAH dan masyarakat Sungaibaru Mendapatkan royalti nya juga 20 %

," Ade lah tetap ade di mane tempat tetap pasti ade jatah masyarakat duapuluh persen, kalau tonase banyak terbagi semue,kalau sikit makan sedikit lah pokok nya rata, transparan pokok ae", demikian keterangan oknum Panitia di Lokasi tersebut

Saat berita ini dinaikan Senin (08/12/025) media masih berusaha menghubungi Pihak Keamanan PT TIMAH 

(Team/Rehan)

Minggu, 07 Desember 2025

Investigasi Team Media Tentang Keributan Yang Terjadi Di Kantor Agrinas Wilayah Riau Terkait Pemberitaan Beberapa Media.

 

PEKANBARU | Jerathukumnews.net

Terkait pemberitaan terjadi nya keributan atau pengeroyokan oleh anggota Agrinas dan M Ali sangat di sayang kan Sekali kalau itu benar adanya.

Team investigasi dari media mencoba menelusuri ke pihak - pihak yang di kira ada di saat kejadian tersebut, team media akhir nya menjumpai petugas penjaga tamu kantor Agrinas yang mana juga karyawan Agrinas, team media mewawancarai beliau yang tidak mau di sebut kan namanya.

Petugas Penjaga tamu Agrinas : " saya selalu berada di meja depan pintu masuk kantor, sesuai dengan tugas saya.

Awal nya ada tamu sekitar 6 orang yg datang , sebelum mereka minta izin kesaya kebetulan saya pergi ke toilet, setelah saya keluar dari toilet saya menemukan ada 2 orang tamu yang sudah masuk, satu perempuan dan satu nya lagi laki - laki.

Berarti mereka masuk tanpa izin Saya selaku petugas penerima tamu dan empat orang lagi masih berada di luar, ntah bagaimana awal nya tiba - tiba suara mereka yang lagi bertamu dan ngobrol dengan pimpinan menjadi seperti berteriak - teriak tentu kami kaget semua seisi kantor dan karna sudah terjadi cekcok mulut yang suara nya pada keras - keras kami anggota Agrinas ambil inisiatif untuk menyuruh mereka keluar dari kantor kami, maka dari pihak kami pasti yang namanya meminta orang untuk agar pergi dari ruangan pasti lah menyentuh mereka untuk sambil mengiring mereka untuk keluar.

Dan itu di pastikan tidak ada pemukulan apalagi pengeroyokan dari pihak kami " ucap petugas penjaga tamu kantor.

Setelah selesai Wawancara dengan petugas penjaga tamu kantor, kami mencoba lebih mendalami lagi dengan cara mewawancarai salah satu supir Agrinas yang juga berada di kantor saat kejadian.

Supir kantor Agrinas : saya ketika tamu yang datang berenam itu, saya melihat mereka datang, sebab saya berada di depan kantor Agrinas tepat nya di pekarangan kantor Agrinas, Setelah selang berapa lama mereka masuk terdengar cekcok mulut yang kami tidak tau apa masalah nya dengan nada suara yang tinggi, kami pun para supir kaget dan dengan spontan masuk ke kantor dan kami jumpai ada perdebatan dengan nada tinggi antara orang kantor Agrinas dan tamu , sehingga pihak Agrinas meminta dan mengiring mereka agar keluar dari kantor Agrinas, Tapi setelah itu mereda dan kembali diskusi mereka kembali seperti awal dan bahkan setelah selesai pun tamu berpamitan pulang seperti tidak ada kejadian keributan " imbuh supir Agrinas.

Kemudian team investigasi media masih ingin menambah keterangan dari narasumber lain nya yang saat itu ada di dalam kantor Agrinas, ya itu OB dari kantor Agrinas,

OB kantor Agrinas :" saya di dapur karna saya bagian buat - buat kopi tamu dan karyawan kantor Agrinas, mengenai keributan itu saya mendengar dan keluar dari dapur untuk melihat apa yang terjadi, hanya cekcok mulut dengan nada tinggi dan pihak kantor Agrinas menyuruh tamu itu untuk keluar itu yang saya tau " jelas OB Agrinas.

Kami team media mencoba mewawancarai scurity perkantoran tersebut yang letaknya di pintu gerbang masuk ke wilayah perkantoran.

Salah satu scurity menjelas kan : 

Scurity : " kami dari pihak scurity tak mendengar adanya keributan Dikantor Agrinas, biasa nya kalau ada keributan sekecil apapun pasti ada laporan ke kami.

Dari hari kejadian dan sampai detik ini baru lah kami tau bahwasanya ada keributan mulut yang terjadi di kantor Agrinas, kalau pun ada yang namanya pengeroyokan pastilah korban pengeroyokan akan melapor ke kami paling tidak nya pas mau keluar melewati pos scurity mereka kan meyampaikan ke kami bahwa mereka di keroyok di dalam perkantoran begitu juga dengan pihak Agrinas pasti melapor kalau ada pemukulan atau pengeroyokan di kantor nya tapi sampai kami di wawancara ini lah kami tau nya " tutup scurity perkantoran Sudirman square.

Kami team media investigasi juga berniat ingin juga konfirmasi ke pihak M Ali, Tapi Kami team media sudah berusaha mencari nomor WhatsApp beliau tidak berhasil kami dapatkan.

Kami berharap kedua belah pihak bisa menyelesaikan kejadian ini dengan kepala dingin dan hati yang tenang.


Rilis : ( team investigasi media)

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done