PASURUAN | Jerathukumnews.net
Suasana khidmat bercampur antusiasme mewarnai pengesahan Kantor DPC Partai Hanura Kota Pasuruan yang digelar pada Selasa malam, pukul 19.30 WIB, bertempat di kediaman Gus Muk Bolosewu. Sosok Gus Muk dikenal luas sebagai tokoh spiritual dan pengobatan alternatif yang memiliki pengaruh kuat di tengah masyarakat Pasuruan dan sekitarnya.
Momentum ini terasa istimewa karena bertepatan dengan Dirgahayu Partai Hanura ke-19, sekaligus menjadi tonggak estafet kepemimpinan baru Partai Hanura di Kecamatan Bugul Kidul. Kehadiran berbagai elemen strategis—mulai dari tokoh agama, aparatur negara, aparat kepolisian, hingga tokoh politik lintas partai—menjadi bukti kuatnya dukungan terhadap eksistensi dan arah baru Partai Hanura di Kota Pasuruan.
Nama Lailatul Karomah, putri kandung Gus Muk Bolosewu yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Partai Hanura, menjadi magnet tersendiri dalam acara ini. Kiprahnya di parlemen turut mempertegas posisi Hanura sebagai partai yang tidak hanya hadir secara struktural, tetapi juga substantif dalam memperjuangkan aspirasi rakyat.
Dalam struktur kepengurusan yang disahkan, Rizki ditetapkan sebagai Ketua, dengan Suratman sebagai Sekretaris DPC. Kepengurusan ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran PAC, salah satunya Ketua PAC Hanura Bugul Kidul, Bambang, yang turut hadir dan menyatakan kesiapan menggerakkan mesin partai hingga ke akar rumput.
Yang menarik, penyelenggaraan acara ini juga diwarnai tradisi khas keluarga besar Gus Muk Bolosewu, yakni santunan kepada 100 anak yatim. Tradisi spiritual dan sosial ini diyakini membawa keberkahan, sekaligus menjadi simbol bahwa politik dan nilai kemanusiaan dapat berjalan beriringan. Doa-doa pun mengalir deras dari berbagai kalangan, mengiringi harapan agar Partai Hanura terus membawa energi positif bagi masyarakat.
Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal DPP Hanura Jawa Timur, KH. Nur Kholis, yang juga pengasuh Pondok Pesantren Metal Pasuruan. Hadir pula Ibu Lurah Inus Mardiningtyas, S.H, serta Sulaiman, Anggota DPRD yang juga menjabat sebagai pengurus Partai Hanura.
Dalam sesi sambutan sekaligus wawancara eksklusif bersama awak media, KH. Nur Kholis menegaskan komitmen Hanura untuk mendorong program hilirisasi pembangunan, agar hasil kerja partai politik di daerah benar-benar bisa dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat nasional.
Lebih jauh, beliau juga mengangkat wacana strategis terkait reformulasi regulasi ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold). Menurutnya, demokrasi yang sehat seharusnya memberi ruang kepada partai non-parlemen untuk mengusung calon presiden. Hanura, kata dia, siap menjadi motor penggerak bersama delapan partai non-parlemen lainnya seperti Perindo, PSI, dan Partai Buruh, untuk memperjuangkan pengesahan undang-undang yang lebih inklusif.
Acara dibuka dengan doa bersama, dipandu langsung oleh Suratman yang juga bertindak sebagai moderator dan pembawa acara. Nuansa religius, politik, dan kebersamaan berpadu harmonis, menandai lahirnya semangat baru bagi Partai Hanura Kota Pasuruan.
Dengan diresmikannya Kantor DPC ini, Partai Hanura menegaskan tekadnya untuk terus bergerak, menguatkan struktur, dan menghadirkan politik yang berdaya guna bagi masyarakat.
Dirgahayu Partai Hanura ke-19.
Daerah Berdaya, Indonesia Sejahtera.
Riangga
