BEKASI | Jerathukumnews.net
Belum sebulan menjabat menggantikan posisi Bupati kabupaten bekasi terpilih Ade Kuswara, yang saat ini sedang dalam proses hukum tertangkap OTT, sudah tercium aroma KKN, apakah bupati PLT Dr.Asep Surya Atmaja tidak belajar dari pengalaman??
Carut marut permasalahan yang ada di kabupaten bekasi sudah menjadi benang kusut, dari mulai rotasi jabatan, korupsi dan banyaknya kepala dinas yang bermasalah dengan hukum.
Bahkan sampai akhirnya kabupaten bekasi menjadi zona merah akibat perbuatan oknum pejabat kotor yang koruptor, kata Eko Setiawan.
Seharusnya Dr.Asep belajar dari pengalaman dan lebih bijaksana dan tegas dalam mengambil keputusan, karena keputusan dan kebijakannya menyangkut hajat masyarakat kabupaten bekasi yang berharap dan menginginkan adanya perubahan dan perbaikan bagi kesejahteraan masyarakat,ungkap Eko Setiawan Ketua FKMPB.
Dalam penjelasannya eko setiawan juga mengingatkan bahwa pemerintahan kabupaten bekasi milik masyarakat kabupaten bekasi bukan milik golongan atau kelompok apalagi persaudaraan, seharusnya bupati PLT lebih memahami dan memperbaiki bila memang dalam proses struktur OPD nya ada berbau KKN, bukan malah mendengar permintaan dari para pejabatnya untuk kepentingan klompok dan golongannya, tegas Eko Setiawan mengingatkan bupati plh agar bijak dan lebih baik dalam mengambil keputusan terkait rotasi mutasi dari para pejabat yang pensiun atau tersandung masalah hukum.
Seperti hal nya bupati yang lalu sudah kami ingatkan untuk tanggap dan tak membiarkan permasalahan kecil yang bisa membesar dan menjadi bom, kini kami pun kembali mengingatkan kepada bupati plt dr.Asep Surya Atmaja, agar tak salah dan malah sengaja konsfirasi dengan oknum pejabat tinggi yang ada untuk menempatkan posisi sebagai plt atau pejabat definitif kepala dinas.
Kepercayaan masyarakat sebenarnya sudah tak ada, karena siapapun yang menjabat jadi bupati tak akan ada perubahan, dan hanya meneruskan pola dan sistem lama, terutama kepentingan kelompok dan itu terjadi sejak dulu dan hingga kini belum juga ada perubahan, kata Eko Setiawan.
Kekuatan politik dari sebuah jabatan bupati selalu di salah gunakan dan di jadikan sarana bagi bagi kedudukan, tanpa memikirkan kemampuan seorang kepala dinas dalam memimpin OPD nya, asal dekat dan kenal baik, serta ada isi tas pasti dengan mudah bisa menduduki jabatan kepala dinas,tanpa memikirkan kemampuannya dalam bidang OPD yang dijabatnya, kata eko setiawan.
Coba lihat sekda saat ini di pilih atas dasar apa??
Jelas atas dasar kedekatan atau masih keluarga dari bupati lama Ade kuswara dan yang menempati posisi PLT.BKD peninggalan pak sekda siapa???
Itupun masih keluarga pak sekda saat ini, bukan rahasia bagi masyarakat kabupaten bekasi, sebelum Ade kuswara di lantik jadi bupati, hampir seluruh masyarakat tau bila Ade kuswara jadi bupati, maka H.Endin yang akan jadi sekda, terbuktikan H.endin jadi sekda???
Untuk itu kami sebagai masyarakat yang tergabung dalam FKMPB mengingatkan kembali kepada plt,bupati kabupaten bekasi dr.Asep Surya Atmaja agar berhati hati dalam mengambil kebijakan agar tak terpeleset dan menyusul para senior yang lainnya, tegas Eko Setiawan
Bekasi belum sehat bahkan bupati plt saat ini dr.Asep Surya Atmaja masih memiliki data kasus terkait tuper yang saat ini masih dalam proses kajati jabar, ingat bupati plt Asep juga menikmati tuper karena saat itu masih anggota dprd dan hal ini akan terus kami kawal agar bekasi sehat kuat bersih dari KKN dan masyarakat sejahtera.
Red
