Banjir Rendam Ciracas, 47 Warga Dievakuasi, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas - JERAT HUKUM NEWS

Sabtu, 21 Maret 2026

Banjir Rendam Ciracas, 47 Warga Dievakuasi, Ibu Hamil dan Balita Jadi Prioritas


JAKARTA TIMUR |  Jerathukumnews.net

Banjir kembali merendam wilayah Ciracas, Jakarta Timur, memaksa puluhan warga dievakuasi oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) pada Minggu (22/3/2026) dini hari.

Sebanyak 47 warga terpaksa diungsikan setelah permukiman mereka terendam air dengan ketinggian yang terus meningkat. Di antara korban evakuasi, terdapat ibu hamil dan balita yang menjadi prioritas penyelamatan.

Banjir dilaporkan terjadi secara tiba-tiba saat sebagian warga masih terlelap. Air masuk ke dalam rumah dengan cepat, memicu kepanikan.

Sejumlah warga:

Tidak sempat menyelamatkan barang berharga

Terjebak di dalam rumah

Memilih bertahan di tempat tinggi sebelum bantuan datang

Petugas Damkar dikerahkan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga dari titik-titik terdampak yang sulit dijangkau.

Dalam proses evakuasi, petugas memprioritaskan kelompok rentan:

👶 Balita

🤰 Ibu hamil

👵 Lansia

Seluruh warga yang dievakuasi kemudian dibawa ke lokasi aman sementara untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Banjir diduga dipicu oleh:

Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya

Sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air

Kemungkinan luapan saluran air di sekitar permukiman

Kondisi ini kembali menyoroti kerentanan kawasan permukiman padat di Jakarta Timur terhadap banjir musiman.

Peristiwa ini bukan yang pertama terjadi di kawasan Ciracas. Banjir yang berulang memunculkan pertanyaan serius:

Sejauh mana efektivitas penanganan banjir jangka panjang di wilayah rawan?

Tanpa perbaikan sistem drainase yang menyeluruh dan penataan kawasan yang terencana, skenario serupa berpotensi terus terulang — dengan risiko yang semakin besar bagi kelompok rentan.

Banjir di Ciracas bukan sekadar bencana alam, melainkan alarm keras soal tata kelola lingkungan perkotaan. Evakuasi 47 warga, termasuk ibu hamil dan balita, menjadi bukti nyata bahwa dampaknya menyentuh sisi paling rentan dalam masyarakat.


Comments


EmoticonEmoticon

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done