BOGOR | Jerathukumnews.net
Permasalahan yang sempat viral terkait dugaan pengusiran wartawan di Kantor Desa Cipecang, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, akhirnya berhasil diredam. Ketua Korwil PWRI (Persatuan Wartawan Republik Indonesia) Bogor Timur, Alpin Ndraha, turun langsung memediasi kedua belah pihak yang terlibat.
Sebelumnya, terjadi miskomunikasi antara Kepala Desa Cipecang dengan dua wartawan, Hery dan Yusuf Fadilah, yang kemudian memicu pemberitaan luas di sejumlah media.
Menanggapi hal tersebut, Alpin Ndraha bergerak cepat untuk menjembatani persoalan agar tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Bogor Timur.
“Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan ketika kita saling membuka diri,” ujar Alpin kepada awak media.
Ia menjelaskan bahwa setelah melakukan komunikasi dengan kedua pihak, baik Kepala Desa Cipecang maupun wartawan yang bersangkutan, semuanya menunjukkan itikad baik untuk bertemu dan menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Pertemuan mediasi pun digelar pada pukul 11.00 WIB di salah satu gedung di kawasan Ruko Metland Cileungsi. Dalam forum tersebut, masing-masing pihak menyampaikan klarifikasi dan unek-unek yang sebelumnya menjadi sumber kesalahpahaman.
Hasilnya, suasana mencair dan kedua pihak sepakat untuk saling memahami. Kepala Desa Cipecang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Hery dan Yusuf Fadilah, yang kemudian disambut dengan sikap serupa dari pihak wartawan.
“Saya sangat mengapresiasi sikap terbuka dari kedua belah pihak yang akhirnya saling memaafkan,” tambah Alpin.
Proses mediasi berlangsung kondusif dan ditutup dengan dokumentasi bersama sebagai simbol rekonsiliasi. Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri polemik yang sempat mencuat ke publik.
Alpin Ndraha berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak, khususnya dalam menjaga komunikasi antara pemerintah desa dan insan pers.
“Ke depan, hubungan antara media dan pemerintah harus semakin bersinergi, sehingga tercipta komunikasi dan kerja sama yang lebih baik,” pungkasnya.
Red
